DARAH
Volume darah total normal yang beredar kira-kira 80% berat badan atau 5600 ml pada orang 70 kg.
Darah tersusun dari plasma darah dan sel-sel darah. Plasma darah meliputi 55% dari seluruh bagian darah, sedangkan 45% sisanya adalah berupa sel-sel darah.
PLASMA DARAH
Bagian cair darah yaitu plasma adalah suatu larutan yang baik sekali yang mengandung molekul anorganik, molekul organic (protein, glukosa, lemak) dan garam-garam mineral. Volume normal plasma kira-kira 5% berat badan , atau secara kasar pada laki-laki 70 Kg , 3500 ml. Bila darah lengkap dibiarkan membeku dan bekuan dibuang cairan yang tertinggal dinamakan serum.
Protein plasma
Protein plasma biasanya terdiri dari fraksi albumin, globulin dan fibrinogen.
Albumin berfungsi untuk menjaga tekanan osmotic darah. Selain itu albumin berperan sebagai pengemban untuk logam, ion asam lemak, asam amino, bilirubin, enzim dan obat-obatan.
Globulin berfungsi untuk membentuk antibody sehingga tubuh kebal terhadap serangan penyakit yaitu berupa gama globulin, protein ini dibentuk dalam sel-sel plasma, dan juga berfungsi untuk proses pembekuan yaitu berupa globulin protrombin.
Fibrinogen merupakan komponen protein yang juga berfungsi untuk pembekuan darah.
Fraksi albumin dan protein yang berhubungan dengan pembekuan ( fibrinogen dan protrombin) dibentuk dalam hati.
Di dalam plasma darah , garam sangat berguna untuk berbagai tujuan . Garam dapur (NaCl) misalnya berguna untuk melarutkan protein. Protein dapat bekerja malakukan barbagai fungsinya jika berada dalam bentuk terlarut. Beberapa garam lainnya berfungsi untuk menjaga pH darah tidak berubah, jenis garam demikian dikenal sebagai zat penyangga. Selain itu protein plasma juga bertanggung jawab untuk 15 % kapasitas buffer darah.
UNSUR SELULER DARAH.
Unsur seluler darah adalah sel darah merah (eritrosi) , sel darah putih ( leukosit), dan trombosit-trombosit tersuspensi dalam plasma.
Sel darah merah
Sel darah merah (eritrosit) membawa hemoglobin dalam sirkulasi. . Sel darah merah berbentuk cakram bikonkaf. Pada Mamalia sel-sel darah merah kehilangan intinya sebelum memasuki sirkulasi, tidak memiliki mitokondria Pada manusia sel darah merah hidup dalam sirkulasi selama 120 hari. Jumlah rata-rata sel darah merah normal pada laki-laki 5,4 juta /μL dan pada wanita kira-kira 4,8 juta / μL. Tiap-tiap sel darah merah manusia diantaranya kira-kira 7,5 μL dan tebalnya 2 μm. Mengandung ± 250 juta molekul Hb , sejenis protein pengikat dan pembawa O2 yang mengandung besi. Hb darah mampu berikatan dengan molekul gas nitrat oksida (NO) , dimana di dalam dinding kapiler NO berperan untuk merelaksasikan dinding kapiler sehingga dapat mengembang yang membantu mengirimkan O2 ke sel. Pembentukan sel darah merah disebut eritropoeisis yang diatur oleh suatu hormone glikoprotein yang beredar dinamakan eritropoeitin yang dibentuk oleh kerja dari factor ginjal pada globulin plasma.
Dalam sirkulasi kira-kira terdapat 3 x 1013 sel darah merah dan kira-kira 900 gram hemoglobin dalam sirkulasi darah laki-laki dewasa 70 Kg , dan setiap 0,3 gram dihancurkan dan 0,3 gram disintesis.
Bila sel darah merah tua , akan dihancurkan dalam system retikuloendotelial, bagian globin melekul hemoglobin dipisahkan dan hem diubah menjadi biliverdin . Pada manusia sebagian biliverdi yang dibentuk dari heme diubah menjadi bilirubin. Bilirubin disimpan dalam kantung empedu untuk disekresikan pada saluran pencernaan. Besi dari hem dipakai kembali untuk sintesis hemoglobi.
Sel darah putih
Normal terdapat 4000 – 11000 sel darah putih per mikroliter darah manusia.
Pada mamalia Sel darah putih dapat dibedakan dalam 5 tipe . Neutrofil, basofil, eosinofil mempunyai inti yang bentuknya tidak teratur ( karena itu sering disebut polimorfonuklear) dan granula sitoplasmik jelas ( tergolong granulosit ).
Monosit dan limfosit (tergolong agranulosit) yaitu sel dengan inti yang besar dan bulat dan sedikit sitoplasma agranuler dan inti berbentuk ginjal.
Tipe sel darah putih.
- Eosinofil ( 2 atau 3 % dari jumlah leukosit yang beredar)
- Neutrofil (60 sampai 70%)
- Basofil (0,5 sampai 1% dari jumlah leukosit)
- Monosit
- Lymphocyte
Trombosit
Bagian darah yang berukuran terkecil (2-4 µm)
Dibuat dalam Megakariosit ( sel raksasa dalam sumsum tulang)
Jumlah : 200.000 – 500.000 sel / mm3
Berfungsi dalam proses pembekuan darah. Mempunyai paruh waktu kira-kira 7 hari.
Trombosit mempunyai mikrotubulus cincin sekitar pinggirnya dan mengandung aktin dan miosin .Trombosit juga mengandung glikogen, lisosom dan 2 jenis granula : granula padat yang mengandung ADP, ATP , serotonin dan Ca2+ ; dan granula α yang mengandung faktor-faktor pembekuan dan protein-protein lain.
Perhatikan bahwa ada dua lorong yang menuju ke aktivitas faktor X. Suatu jalur ekstrinsik yang cepat, yang disebabkan oleh pelepasan faktor – faktor jaringan , mulai membentuk sumbat. Jalur intrinsik , perubahan satu proenzyme menjadi suatu enzyme aktif mencetuskan perubahan enzyme kedua dan seterusnya melalui banyak tahapan sampai akhirnya menuju ke perubahan protrombin menjadi trombin. Sebagian besar tahapan ini memerlukan Ca2+ , dan beberapa diantaranya memerlukan faktor pembekuan darah tambahan, kebanyakan adalah globulin plasma.
Kedua jalur ini akhirnya bercampur dan membentuk aktivator yang mengubah sejenis protein plasma yang disebut protrombin ke bentuk aktifnya yaitu trombin. Kalsium dan vitamin K merupakan dua faktor plasma yang diperlukan pada tahap tersebut. Trombin itu sendiri adalah suatu enzim yang mengkatalisis tahapan akhir proses penggumpalan itu, yaitu pengubahan fibrinogen menjadi fibrin. Benang fibrin kemudian saling menjalin menjadi suatu lempengan , sel darah merah terjerat dalam gumplan fibrin.
PEMBULUH DARAH
Pembuluh darah adalah saluran tertutup yang membawa darah dari jantung ke jaringan dan kembali ke jantung. Darah terutama mengalir melalui pembuluh diantaranya karena gerak maju yang diberikan oleh daya pompa jantung .
ARTERI DAN ARTERIOL
Arteri merupakan pembuluh daran yang membawa darah dari jantung ke organ organ tubuh. Arteri mempunyai dinding tebal dan tersusun dari jaringan elastik dan jaringan otot polos . Ketebalan dinding dikaitkan untuk menahan tekanan tinggi hasil dari pompa jantung. Otot ini dipersyarafi oleh sistem syaraf simpatik untuk konstriksi dan pelebaran pembuluh darah. Arteri bercabang menjadi pembuluh pembuluh yang sangat kecil disebut arteriol, selanjutnya arteriol bercabang lagi membentuk pembuluh-pembuluh mikroskopis yang dapat menembus lapisan antar sel jaringan hidup. Cabang-cabang akhir dari arteriol ini disebut kapiler.
VENA DAN VENULA
Vena merupakan pembuluh darah yang membawa darah dari jaringan tubuh kembali ke jantung. Vena memilki katup- katup yang berguna untuk mempertahankan darah agar terus mengalir ke satu arah yaitu menuju jantung. Vena mempunyai dinding pembuluh yang lebih tipis daripada arteri sebab darah pada pembuluh vena kembali ke jantung di bawah tekanan yang lebih rendah.
KAPILER
Kapiler adalah suatu jala anastomose , pembuluh pembuluh ini berdinding tipis dengan struktur dindingnya hanya berupa selapis sel. Kebanyakan sel-sel tubuh terletak berdekatan dengan kapiler darah.. Setelah darah melalui kapiler, bagian plasma yaitu bagian cairan darah, keluar melewati dinding kapiler . Cairan ini membawa makanan, hormon, dan oksigen menuju ke sel – sel tubuh. Pada saat yang bersamaan plasma mengambil sampah dan kembali memasuki darah dalam kapiler untuk dibawa balik menuju jantung.
JANTUNG
![]() | |||
| jantung manusia |
Berbeda dengan sebelah kanan, bilik dan serambi sebelah kiri terdapat valva trikuspidalis (tri: tiga)
yang berjumlah tiga buah otot. Dari beberapa literatur yang kami
dapatkan, perbedaan jumlah valva ini sebenarnya merupakan hasil dari
adaptasi manusia karena jumlah katup ini mencerminkan kerja dari bagian
jantung. Maksudnya bagian sebelah kanan fungsinya hanya memompakan darah
kotor ke arteri pulmonalis (arteri : keluar jantung, pulmo : paru-paru).
Nah bagian yang sebelah kiri bekerja lebih berat sehingga valva
trikuspidalis menjaga aliran darah sehingga tidak balik ke jantung. Hal
ini dikarenakan fungsi dari bilik kiri jantung memompakan darah bersih
ke seluruh tubuh melalui aorta (arteri besar).
Fungsi dari bagian jantung sebelah kiri yang lebih berat itulah (memompa
darah ke seluruh tubuh) sehingga dibutuhkan otot jantung yang lebih
kuat, Oleh karena itu, otot jantung sebelah kiri memiliki massa lebih
besar (lebih tebal) dibandingkan dengan otot jantung pada dinding
sebelah kiri
Dimanakah letak jantung?
Di dada kita! Benar sekali tetapi dimanakah tepatnya?. Lihatlah gambar di bawah ini.
Di dada kita! Benar sekali tetapi dimanakah tepatnya?. Lihatlah gambar di bawah ini.
Bisa dilihat bahwa letak jantung manusia berada pada rongga dada (thorax) sebelah atas dan cenderung sedikit condong ke arah kiri. Letak jantung yang demikian ini menyebabkan paru-paru kiri manusia memiliki volume lebih kecil dibandingkan dengan volume paru-paru sebelah kanan.
Bagian-bagian Jantung
Secara lengkap bagian jantung dapat dibagi menjadi dua yaitu bagian kanan dan kiri jantung.1) Bagian kanan dari jantung
Atrium kanan berupa dinding tipis
yang menerima darah vena yang teroksigenasi dari jaringan-jaringan perifer
melalui vena cava superior dan inferior dan dari otot jantung melalui sinus
coronaria.
Kebanyakan dari venous return
mengalir dengan pasif dari atrium kanan melalui katup trikuspid yang terbuka ke
ventrikel kanan selama diastol ventrikuler. Sisa dari venous return secara
aktif didorong oleh atrium kanan selama atrium sisitol atau kontraksi.
Ventrikel kanan atau otot pemompa
datar yang berada di belakang sternum ventrikel kanan menghasilakan tekanan
sekitar 25 mmHg untuk menutup katup trikuspid, untuk membuka katup pulmonik dan
untuk mendorong darah ke dalam arteri pulmonalis dan paru-paru. Beban kerja ventrikel
kanan berbeda dibandingkan dengan ventrikel kiri karena sistem pulmonary adalah
sebuah sistem bertekanan rendah yang membebankan sedikit tahanan pada aliran.
Ventrikel kanan, menerima darah dari
atrium kanan yang
kemudian dipompakan ke paru melalui
arteri pulmonalis.
2)
Bagian kiri dari jantung
Setelah darah dioksigenasi dalam
paru-paru, darah akan mengalir bebas dari empat vena pulmonalis ke atrium kiri.
Darah lalu mengalir melalui katup mitral yang terbuka ke dalam ventrikel kiri
selama diastol ventrikuler. Ketika ventrikel kiri hampir penuh, atrium kiri
berkntraksdi memompa darah masuk ke ventrikel kiri. Akhirnya dengan kontraksi
sisitol ventrikel kiri menghasilkan tekanan sekitar 120 mmHg untuk menutup
katup mitral dan membuka katup aortik Darah didorong ke aorta dan amsuk
ke sirkulasi sistemik arteri.
Ventrikel kiri berebentuk elips dan yang terbesar dan banyak terdapat
otot dalam jantung. Dindingnya 2 sampai 3 kali tebalnya dinding ventrikel
kanan. Ventrikel kiri menghasilkan tekanan yang lebih tinggi dari pada
ventrikel kanan karena ventrikel kiri harus berkontraksi melawan tekanan tinggi
sirkulasi sistemik, yang membebankan tahanan yang lebih besar pada aliran jika
tekanan meningkat dalam sisitem sirkulasi (hipertensi) berarti ada tahanan yang
lebih besar. Lalu ventriel kiri harus menghasilakan tekanan yang lebih tinggi
untuk membuka katup aortik dan mengosongkan isinya, meningkatkan beban kerja
ventrikel kiri.
Darah didorong di aorta seluruhnya
sirkulasi sistemik ke jaringan tubuh. Darah kembalai ke atrium kanan karena
perbedaan tekanan. Tekanan darah di aorta pada oranga dewasa muda adalah
sekitar 100-120 mmHg, sedangkan tekanan darah di atrium kanan adalah sekitar
0-5 mmHg. Perbedaan dalam tekanan menghasilakan tekanan gradien, sehingga darah
mengalir dari yang bertekanan tinggi ke yang bertekanan
Ventrikel kiri, menerima darah dari
atrium kiri kemudian
memompakannya ke seluruh tubuh
melalui aorta.
Kedua ventrikel dipisahkan oleh
sekat yang disebut septum ventrikel.
ALIRAN DARAH DI JANTUNG
Fungsi katup katup pada jantung tak lain
agar mencegah darah yang sudah masuk ke ventrikel kiri dan kanan tidak
kembali lagi ke atrium kanan dan kiri.
Dinding otot ventrikel lebih tebal
dibandingkan dengan dinding otot atrium , hal ini berkaitan dengan
fungsi kerjanya. Atrium berfungsi untuk menerima darah sedangkan
ventrikel berfungsi untuk memompa darah keluar dari jantung agar beredar
ke paru-paru dan ke seluruh bagian tubuh, sehingga ventrikel lebih
banyak mamerlukan tenaga dibandingkan atrium.
| GANGGUAN PADA SISTEM PEREDARAN DARAH
ANEMIA
Penyakit kurang darah, bisa disebabkan karena kurangnya jumlah sel darah merah atu karena kurangnya jumlah hemoglobin darah
HEMOFILIA
Suatu penyakit dimana darah sukar untuk membeku
Merupakan penyakit genetic
HIPERTENSI
Peningkatan tekanan darah arteri sistemik atau tekanan dalam arteri pulmonalis.
Ditandai dengan tekanan sistol di atas 150 mmHg atau tekanan diastol di atas 100 mmHg.
STROKE
Terjadi jika suplai darah ke otak terhenti
akibat dari penyumbatan pembuluh darah di otak atau pecahnya pembuluh
darah yang menuju otak.
ATEROSKLEROSIS
Pengerasan pembuluh arteri coronaria akibat
dari pengendapan kolesterol, akibatnya jantung kekurangan suplai
nutrisi dan oksigen sehingga sebagian otot jantung mati.
|
|



